Menuju Listrik Bersih: Prodi Teknik Listrik Tanggapi Proyek PLTS Terapung 92 MW PLN
Pemerintah Indonesia melalui PT PLN (Persero) resmi memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung berkapasitas 92 megawatt di Waduk Cirata, Jawa Barat. Proyek ini merupakan salah satu pembangkit tenaga surya terapung terbesar di Asia Tenggara dan menjadi tonggak penting dalam transisi energi nasional menuju listrik yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Menanggapi perkembangan ini, Program Studi Teknik Listrik menyambut positif langkah besar tersebut dan melihatnya sebagai peluang emas bagi dunia akademik untuk berkontribusi langsung dalam transformasi sistem kelistrikan nasional. Isu energi terbarukan harus direspons tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga dengan kesiapan sumber daya manusia yang andal di bidang teknik kelistrikan.
Sebagai bentuk tanggapan konkret, Prodi Teknik Listrik tengah mengkaji penyesuaian kurikulum dengan menambahkan topik khusus terkait sistem PLTS, smart grid, dan integrasi energi terbarukan ke dalam jaringan listrik. Selain itu, laboratorium energi terbarukan juga akan diperkuat untuk mendukung riset-riset aplikatif yang dapat menjawab tantangan di lapangan, seperti efisiensi panel surya, sistem penyimpanan energi, hingga kontrol otomatis sistem hybrid (gabungan PLTS dan jaringan utama).
Dosen dan mahasiswa didorong untuk mengambil topik tugas akhir dan riset yang relevan, seperti analisis performa dan efisiensi PLTS terapung, integrasi PLTS ke sistem kelistrikan konvensional (grid-tie), pemanfaatan IoT dan sistem monitoring untuk pembangkit surya serta potensi PLTS terapung di wilayah-wilayah lain di Indonesia, termasuk di kawasan timur.
Prodi Teknik Listrik juga membuka ruang kerja sama dengan pihak industri, termasuk PLN dan penyedia teknologi energi surya, untuk menghadirkan program magang, seminar, hingga pengembangan proyek berbasis kampus (pilot project). Langkah ini diyakini akan membekali lulusan dengan kompetensi praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri energi terbarukan.
Selain pembelajaran di kelas, kegiatan pengabdian masyarakat pun diarahkan untuk mengedukasi warga tentang penggunaan energi terbarukan, termasuk perawatan sistem surya skala rumah tangga.
Proyek PLTS Terapung Cirata menjadi simbol penting bahwa masa depan energi Indonesia adalah energi bersih dan terbarukan. Sebagai bagian dari komunitas akademik, Prodi Teknik Listrik berkomitmen untuk tidak hanya mendukung secara keilmuan, tetapi juga mencetak lulusan yang mampu menjadi bagian dari solusi untuk bergerak maju mendukung transformasi energi demi masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Source: https://terapan-listrik.vokasi.unesa.ac.id/post/menuju-listrik-bersih-prodi-teknik-listrik-tanggapi-proyek-plts-terapung-92-mw-pln
Share It On: